Beli HONOR 10 Lite dan HONOR 8A di Shopee Super Brand Day Diskon Besar-besaran

HONOR 10 Lite dan HONOR 8A merupakan produk terbaru HONOR, salah satu e-brand ternama, yang produk-produknya telah dilengkapi dengan teknologi terkini. Kedua produk terbaru HONOR ini telah diluncurkan pada 27 Februari 2019 lalu. Dan nanti pada 26 Maret 2019 hingga 28 Maret 2019 siapa pun yang ingin membeli kedua merek smartphone tersebut bisa mendapatkannya dengan harga diskon besar di Shopee Super Brand Day.

HONOR 10 Lite adalah smartphone yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan pengguna smartphone yang percaya diri dan senang mengekspresikan diri secara bebas melalui berbagai foto selfie. Itu sebabnya, pada HONOR 10 Lite telah disematkan Kamera depan 24 MP, yang juga didukung oleh pengenalan AI 8 skenario dan beberapa opsi pencahayaan.

Selain itu, kamera depan ini pun telah dilengkapi dengan kompensasi eksposur teknologi fusi cahaya 4-in-1 sehingga hasil foto selfie menjadi lebih detail, indah dan lebih jelas, baik diambil pada siang atau malam hari.

Fitur pendukung berikutnya adalah adanya pengenalan wajah 3D dan fungsi kecantikan AI yang memungkinkan perangkat untuk menyesuaikan efek kecantikan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan warna kulit pengguna. Otomatis selfie pake HONOR 10 Lite, yang sudah cantik bakal tambah cantik, dan yang ganteng bakal tambah ganteng.

Dari segi desain, desain belakang HONOR 10 Lite dibuat dari delapan lapisan bahan berkilauan untuk efek visual yang mempesona. Untuk masalah pilihan warna Honor menawarkan 2 pilihan warna gradien yaitu warna Sky Blue dan Midnight Black klasik. Kirin 710, RAM 4GB, dan ROM 64GB, HONOR 10 Lite menawarkan pengalaman menggunakan fitur unggulan. Untuk pengalaman gaming terbaik, HONOR 10 Lite juga didukung oleh GPU Turbo dan mengadopsi baterai 3400 mAh.

Bagaimana dengan HONOR 8A? HONOR 8A lebih mengutamakan kualitas suara yang yang luar biasa bagi pengguna smartphone yang lebih senang dengan berbagai aktivitas entertainment. Dengan Rongga suara besar dan struktur dual-suspensi berpadu dengan speaker SmartPA berdaya tinggi menghasilkan peningkatan 30% dibandingkan dengan speaker generasi sebelumnya. Kamu bakal makin bahagia menikmati semua musik favorit sepanjang hari, apalagi baterai HONOR 8A ini memiliki kapasitas daya 3020mAh yang akan tetap bisa digunakan meski dipakai seharian.

Layar HONOR 8A bertipe dewdrop 6,09 inci dengan rasio layar-ke-tubuh sebesar 87% sehingga membuat penggunanya akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik saat menonton streaming, main mobile gaming, maupun hanya untuk menikmati tayangan musik dari Youtube.

Tidak hanya itu, walaupun layar HONOR 8A cukup besar tetapi layar dari smartphone ini juga telah di lengkapi dengan uji sertifikasi kenyamanan mata dari TUV Rheinland, yang didedikasikan untuk mengurangi emisi cahaya biru untuk menghindari bahaya bagi mata dari paparan jangka panjang.

Terjangkau namun lebih besar dari yang Anda harapkan! Dengan slot SIM ganda dan slot Micro-SD, HONOR 8A mendukung memori eksternal hingga 512GB untuk penyimpanan. HONOR 8A juga beroperasi dengan EMUI 9.0 yang didasarkan pada Android 9 terbaru, yang meningkatkan algoritme manajemen aplikasi latar belakang oleh AI untuk menjamin operasi yang lancar bahkan setelah periode penggunaan yang lama.

Sedangkan untuk HONOR 8A hadir dengan dua pilihan warna penuh gaya, Midnight Black dan Sapphire Blue, HONOR 8A dilengkapi dengan 3GB RAM dan 64GB ROM untuk memberikan pengalaman penggunaan yang halus dalam menjalankan aplikasinya bagi pengguna.

Ingin mendapatkan kedua produk ini, HONOR 10 Lite dan HONOR 8A, dengan harga terbaik? Langsung ikutan saja Super Brand Day. Kamu bisa beli HONOR 10 Lite dan HONOR 8A di Shopee Super Brand Day Diskon Besar-besaran. Untuk informasi lengkap mengenai produ-produk dan promosi yang diselenggarakan HONOR dan Shopee, kunjungi Honor Official Store di Shopee.

Kenali Tanda Pasangan Berselingkuh

Beberapa tahun terakhir banyak sekali berita mengenai perselingkuhan yang berakibat bubarnya suatu rumah tangga. Ketika perceraian terjadi, memang pastilah sakit hati dan kecewa, namun dampak yang paling besar akan lebih dirasakan oleh anak-anak. Perceraian bisa dicegah asalkan tahu penyebab semua ketidakharmonisan dalam rumah, termasuk mengenali sedini mungkin tanda pasangan berselingkuh.

Tanda Pasangan Berselingkuh

Ada cukup banyak situs yang membahas mengenai relationship dan tanda pasangan berselingkuh, beberapa di antaranya, yaitu:

1. Lebih Tertutup

Jika sebelumnya pasangan lebih sering bercerita apa pun atau meletakkan ponselnya secara sembarangan, lalu tiba-tiba jadi jarang bercerita, kalau ditanya lebih banyak mengelak, bahkan ia menjadi sangat berhati-hati saat meletakkan ponselnya, apalagi sampai menggunakan password untuk membuka ponsel, maka waspadalah. Ada beberapa kemungkinan jika perubahan perilaku ini terjadi, misalnya karena sedang ada masalah berat terkait pekerjaan dan ia tak ingin membuat Anda khawatir, atau bisa jadi pasangan berselingkuh dan tetap tidak ingin menyakiti hati Anda.

Solusi: carilah cara agar komunikasi bisa berjalan lancar lagi, tapi jangan mendesaknya. Ajaklah pasangan dengan cara yang halus untuk melakukan aktivitas bersama. Tunjukkan kalau Anda masih sangat mencintainya. Lelaki sebaik apapun bisa saja jatuh dalam khilaf dan tergoda, tetapi hatinya pastilah akan luluh dengan kebaikan dan cinta yang Anda tunjukkan.

2. Boros Tanpa Alasan Jelas

Ada cukup banyak lelaki yang tidak terlalu perhitungan akan uang yang ia keluarkan, terutama jika berkaitan dengan hobi yang sedang ia tekuni. Tetapi pengeluaran uang yang jelas, seperti ia senang membeli mainan miniatur, senang modifikasi mobil atau motor, terlihat jelas uangnya habis untuk apa. Sebaliknya, ketika Anda mendapati pasangan kehabisan uang terus dan tidak jelas untuk apa maka Anda patut waspada, apalagi kalau sampai menemukan bukti-bukti pembayaran makan di luar yang terlalu sering atau menemukan bill hotel yang sama sekali tak berkaitan dengan pekerjaannya atau dengan Anda.

Solusi: ajak suami menyusun laporan keuangan keluarga dan bertanyalah (tanpa mendesak) ke mana ia membelanjakan uangnya. Di saat yang sama, Anda mesti pandai pula menyimpan uang dan ketika suami hendak meminta uang Anda, katakan jika uang tersebut sudah dimasukkan ke rekening tabungan untuk dana darurat.

3. Intensitas Lembur Meningkat

Sebagai seorang profesional yang bekerja di luar rumah, terutama bagi pasangan yang bekerja kantoran, wajar kalau ia sesekali lembur. Tetapi saat Anda menemukan intensitas pasangan bekerja lembur terlalu sering, bisa jadi pasangan berselingkuh dan menggunakan alasan lembur sebagai cara ia bisa pulang terlambat. Di saat yang sama, Anda juga tak bisa serta merta menuduh pasangan yang sering lembur ini sebagai pasangan berselingkuh. Anda perlu membuktikannya terlebih dahulu.

Solusi: ketika suami mengatakan akan lembur, cobalah beri kejutan dengan mengantarkan makan malam ke kantornya. Atau cobalah bertanya dengan orang kantornya yang kebetulan Anda kenal baik, seberapa sering suami lembur. Jika bukti-bukti telah kuat kalau memang benar pasangan berselingkuh, barulah ajak pasangan berkomunikasi. Apakah ia ingin tetap melanjutkan rumah tangga bersama Anda atau mengakhirinya saja. Ada cukup banyak pasangan yang berselingkuh akibat ketidaksengajaan, padahal ia masih takut kehilangan Anda. Cari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah ini.

4. Peduli Terhadap Penampilan

Pasangan yang awalnya cuek dengan penampilan tiba-tiba begitu peduli terhadap penampilannya bisa jadi tanda pasangan berselingkuh. Tapi sekali lagi, Anda tidak bisa juga serta merta langsung curiga kalau pasangan berselingkuh karena cukup banyak pasangan yang mengalami perubahan gaya dan penampilan malah demi membahagiakan pasangannya.

Solusi: komunikasi tetap cara terbaik untuk menyelesaikan banyak masalah dalam rumah tangga. Cobalah jalin komunikasi yang baik. Jika belum berhasil, mungkin Anda bisa meminta bantuan keluarga terdekat untuk mencarikan solusi, atau seorang profesional yang biasa mengatasi masalah dalam pernikahan.

5. Bisa Lebih Cuek atau Bisa Lebih Sayang

Kembali ke poin awal, banyak pasangan yang berselingkuh akan menarik diri dengan orang yang disayanginya. Ia bisa jadi lebih tertutup atau malah jadi lebih cuek. Ini karena kebanyakan lelaki tidak bisa membagi fokus pada beberapa hal (orang) sekaligus. Tetapi ada pula pasangan berselingkuh yang menjadi lebih sayang dengan pasangannya yang di rumah karena perasaan bersalah yang menderanya. Juga ada ketakutan kalau ketahuan. Amati perubahan pasangan ini dan cari tahu lebih banyak dulu sebelum men-judge kalau pasangan Anda berselingkuh. Faktor tekanan pekerjaan juga bisa menjadi penyebab seorang lelaki lebih cuek dengan rumah karena fokusnya lebih pada solusi untuk menyelesaikan masalahnya.

Solusi: saat pasangan menjadi cuek dan menarik diri, Anda jangan ikutan menarik diri dan menjauhinya, sebaliknya mendekatlah. Cobalah merangkulnya. Tawarkan bantuan jika ia mengatakan sedang berada dalam masalah. Kalau pada faktanya memang pasangan benar berselingkuh, carilah solusi dulu sebelum memutuskan berpisah. Banyak kok pasangan yang pernah berselingkuh akhirnya bisa berbaikan kembali dengan pasangannya dan memperbaiki komitmen pernikahan mereka.

Mengenali tanda pasangan berselingkuh bisa jadi langkah awal mencegah perpisahan dan mempertahankan bahtera rumah tangga yang telah dibangun. Tanda-tanda pasangan berselingkuh dalam tulisan ini hanyalah “warning” kecil yang patut Anda waspadai. Sekali lagi, tetap perlu mencari tahu lebih banyak terlebih dahulu sebelum menuduh pasangan berselingkuh.

AC LG DualCool with Watt Control Pilihan Kami

Tinggal di Jakarta dengan udara yang lebih sering terasa panas, terutama saat musim kemarau, membuat AC terpaksa dinyalakan sepanjang waktu. Tidak hanya malam, tetapi siang hari AC di rumah terus menyala agar kedua anak kami tidak rewel. Kebayang tidak sih berapa listrik yang mesti kami bayar tiap bulan dengan AC yang terus menyala?

AC LG DualCool with Watt Control Hemat Listrik

Banyak yang berpikir kalau menyalakan AC terus menerus sepanjang waktu, pasti bikin tagihan listrik bengkak dan mahal. Tapi apa mau dikata, kalau anak-anak kepanasan, terutama si bayi, pasti tidurnya tak tenang dan jadi lebih sering rewel. Untunglah di rumah kami tidak mengalami biaya listrik yang mahal karena sudah menggunakan AC LG DualCool with Watt Control yang hemat listrik.

Keistimewaan AC LG DualCool with Watt Control adalah fitur-fiturnya yang bisa mengoptimalkan kerja AC dalam proses mendinginkan ruangan dan menjaga suhu tetap stabil tanpa menambah beban pada penggunaan daya listrik. Fitur-fitur tersebut, antara lain JetCool, Watt Control, dan SmartThinQ.

Fitur JetCool membantu banget dalam proses mendinginkan ruangan dengan cepat. Jadi ketika AC dinyalakan pertama kali, kami tinggal pencet saja tombol JetCool dan AC akan menyemburkan udara dingin bersuhu 18 derajat selama 30 menit. Begitu ruangan sudah dingin, maka fitur ini akan bisa dimatikan dan kerja AC akan kembali mempertahankan suhu yang telah ditentukan.

Agar suhu tetap stabil dan bisa menghemat daya listrik yang digunakan oleh AC LG DualCool saat bekerja, kita tinggal aktifkan fitur Watt Control maka konsumsi listrik akan menurun. Contohnya pada AC LG DualCool with Watt Control tipe E065SV4 (Smart Model) dengan daya 1/2PK daya yang dibutuhkan dalam kerja AC adalah 495watt.

Promo AC LG DualCool with Watt Control
Promo AC LG DualCool with Watt Control

Namun ketika Watt Control diaktifkan maka konsumsi daya listriknya tinggal 419watt saja. Jelas penurunan konsumsi daya listrik ini bisa menghemat biaya listrik yang dibayarkan tiap bulan, bahkan dengan fitur watt control kita bisa mengurangi daya listrik sampai 215 watt. Hemat listrik banget kan AC keluaran LG Indonesia ini.

Fitur favorit keluarga kami yang terakhir adalah SmartThinQ. Saya dan suami termasuk orang yang sering lupa mematikan AC saat hendak meninggalkan rumah. Biasanya, baru ingat AC belum mati kalau sudah ada di luar rumah. Kalau malas masuk lagi ke rumah maka AC kami biarkan saja menyala hingga nanti kami pulang.

Berkat adanya fitur SmartThinQ kerepotan akibat lupa mematikan AC tak perlu lagi kami alami. SmartThinq memungkinkan kami menyalakan dan mematikan AC LG DualCool with Watt Control dari jarak jauh (selama jangkauan WiFi masih terhubung antara AC dengan smartphone kami).

Keistimewaan AC LG DualCool with Watt Control menjadikan AC ini sebagai pilihan kami. Bagaimana dengan Anda?

Mengenalkan Pekerjaan Rumah Tangga pada Anak

Di timeline media sosial seringkali ada para ibu yang berkeluh kesah capeknya mengurus rumah. Baru saja dibersihkan, tak lama kemudian rumah sudah berantakan lagi dengan mainan yang bertebaran di mana-mana. Rasanya pasti melelahkan sekali memang kalau harus membereskan mainan sepanjang waktu. Kalau sering mengalami ini, yang jadi pertanyaan adalah sudahkah Mom mengenalkan pekerjaan rumah tangga pada anak?

Tujuan Mengenalkan Pekerjaan Rumah Tangga Pada Anak

Mengenalkan pekerjaan rumah tangga pada anak ini tujuannya bukanlah sekadar membantu orangtua atau asisten rumah tangga saja untuk membersihkan rumah, melainkan menumbuhkan kesadaran akan adanya konsekuensi, tanggung jawab, empati, dan kemandirian pada anak.

Anak-anak yang terbiasa melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga, yang sesuai dengan kapasitas dan kemampuannya, tidak hanya tumbuh jadi anak yang bertanggung jawab pada benda-benda miliknya sendiri, bertanggung jawab pada tugasnya, tetapi kelak ketika ia sudah berinteraksi dengan lingkungan di luar rumah, ia bisa lebih bertanggung jawab pada aturan-aturan yang berlaku di dalam masyarakat (karena sebelumnya ia sudah mengenal adanya aturan yang diterapkan di rumahnya sendiri).

Masalahnya, banyak pula orang tua yang mengeluh betapa sulitnya mengenalkan dan membuat anak mau mengerjakan berbagai pekerjaan rumah, seperti membereskan mainannya sendiri, merapikan tempat tidur, menyapu kamar, membantu pekerjaan rumah tangga lainnya. Ada saja alasan yang diajukan anak untuk mangkir dari tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Atau bisa jadi anak enggan melakukan aktivitas rumah tangga mesti telah bolak-balik diminta dengan berbagai sebab.

Bagaimana caranya mengenalkan pekerjaan rumah tangga pada anak sehingga anak mau melaksanakan tugasnya dengan baik dan senang hati?

Mengenalkan Pekerjaan Rumah Tangga Pada Anak

1. Tugas Sesuaikan Dengan Umur dan Kemampuan Anak

Saat mengenalkan berbagai jenis pekerjaan rumah tangga pada anak, sebaiknya sesuaikan jenis pekerjaan dengan usia dan kemampuan anak. Jika kita memberi anak tugas yang melebihi kemampuannya, tentu saja anak bingung atau enggan melakukannya.

Jadi, ketika hendak memberikan pekerjaan rumah tangga tertentu kepada anak, pertimbangkan berat ringan pekerjaan, berikan pekerjaan yang tidak menimbulkan cidera pada anak, pekerjaan yang tidak membutuhkan tenaga besar yang akan membuat anak kelelahan, dan pekerjaan itu mampu dilakukan anak.

2. Jam Kerja

Jam kerja saat anak melakukan tugasnya juga mesti ditentukan berdasarkan kesepakatan antara orangtua dan anak. Orang tua perlu terlebih dahulu mendengarkan keinginan anak, kemudian secara bersama-sama memutuskan jam kerja dan pekerjaan apa saja yang harus dilakukan anak. Selain bisa membangun tanggung jawab, mendiskusikan pekerjaan terlebih dahulu membantu anak untuk belajar berkomunikasi dua arah dengan baik.

Jam kerja yang bisa disesuaikan dengan anak, misalnya merapikan tempat tidur sesaat setelah bangun tidur, membereskan mainan setelah selesai bermain, menyiapkan buku pelajaran atau peralatan sekolah sebelum tidur, menyiram tanaman di sore hari, dan sebagainya.

3. Spesifikasi Tugas

Ada cukup banyak orangtua yang hanya memberi perintah tanpa menjelaskan terlebih dahulu apa yang seharusnya dikerjakan anak dengan lebih spesifik. Karena bingung atau tidak mengerti, anak pun jadi tidak tahu apa yang harus dilakukannya. Akibatnya, tentu saja pekerjaan rumah yang diberikan tidak dilaksanakan dengan baik.

Untuk itu, cobalah memberi tugas dengan detail yang lebih spesifik, bahkan untuk pekerjaan sederhana. Misalnya, membereskan mainan dengan memasukkan mainan tersebut ke kotak penyimpanan mainan, merapikan buku-buku yang sudah selesai dibaca langsung di rak buku, membersihkan tempat tidur dengan menyusun bantal dan guling serta menarik ujung-ujung seprai agar bagian atas seprai licin kembali, dan sebagainya.

4. Beri Contoh dan Bantu Anak Tetap Konsisten

Anak itu adalah cerminan orangtuanya. Apa yang dilakukan anak seringkali mereka pelajari dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan orangtua atau orang-orang yang tinggal satu rumah dengannya. Maka dalam proses mengenalkan pekerjaan rumah pada anak, orangtua perlu memberi contoh nyata dengan melakukan hal yang sama.

Jika anak lupa akan tanggung jawab yang harus ia selesaikan, ingatkan, jangan sekadar dimarahi. Sesekali, bantu anak saat menjalankan tugasnya sehingga ia mengerti mengenai konsep saling membantu dalam menjalankan tugas. Untuk mendukung anak agar tetap konsisten, tak masalah jika orang tua terus mengingatkan anak ketika anak lupa atau lalai.

5. Kenalkan pada Konsep Tiap Hal Ada Risiko

Ketika anak lupa membereskan mainan atau buku pelajaran, orang tua jangan langsung menggantikan anak untuk melakukan tugasnya. Biarkan saja dan ketika anak bingung mencari mainan atau buku yang dibutuhkannya, kenalkan tentang konsep risiko. Jika barang pribadi tidak disimpan dengan baik maka saat membutuhkan pastilah sulit untuk menemukannya.

Orang tua juga bisa mengajak anak berdiskusi tentang sebab akibat dari pekerjaan rumah yang tak dilakukan dengan baik, misalnya ketika mainan tidak dibereskan maka akan membuat rumah berantakan dan mengganggu kenyamanan anak sendiri dan orang lain. Ketika tempat tidur dibiarkan berantakan maka tidur pun jadi tak nyaman. Selain itu, beri pula pemahaman saat anak tak menjalankan kewajibannya maka ada hak orang lain yang jadi terganggu, misalnya Ibu bisa terpeleset karena terinjak mainan anak, dan sebagainya.

Ada banyak cara lain dalam mengenalkan pekerjaan rumah tangga pada anak. Masing-masing cara bisa diperkenalkan satu persatu kemudian dipilih mana cara terbaik dan paling nyaman untuk mendukung anak menjadi anak yang bertanggung jawab, mandiri, dan bisa konsisten menjalankan tugasnya. Intinya, semakin dini mengenalkan pekerjaan rumah tangga pada anak, semakin cepat proses menanamkan didikan akan pentingnya tanggung jawab dan kemandirian dalam kehidupan.

Hidup Bebas Stres

Tekanan pekerjaan dan kondisi sehari-hari di dalam rumah seringkali membuat orang merasa stres dan menjadi tidak bahagia. Akibatnya kemudian jika kondisi stres ini dibiarkan terus menerus maka akan bisa mengganggu kesehatan dan menjadi tidak produktif dalam bekerja. Ya, dampak stres yang dialami bisa menimbulkan cukup banyak gangguan tanpa disadari. Itu sebabnya, perlu sekali mengetahui cara agar bisa hidup bebas stres.

Sayangnya, banyak orang yang tak menyadari dirinya sedang dilanda stres. Padahal dari hasil survei yang banyak dilakukan berbagai lembaga maupun secara personal oleh orang-orang yang peduli terkait dampak stres dalam kehidupan menunjukkan ada kurang lebih 43 persen orang dewasa menderita stres, yang dampaknya terlihat, mulai dari gangguan kesehatan hingga menurunnya produktivitas harian.

Ketika seseorang mengalami stres maka persediaan vitamin B di dalam tubuh menjadi berkurang. Hal ini juga berakibat berkurangnya kemampuan tubuh menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Dengan kata lain, stres tidak hanya menimbulkan masalah emosional saja, melainkan akan sangat mengganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jadi bagaimana caranya agar bisa mendapatkan hidup bebas stres?

Hidup Bebas Stres

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk melawan stres sebelum kondisi stres tersebut mengganggu kesehatan tubuh dan menurunkan produktivitas. Cobalah gabungkan langkah sederhana berikut dalam gaya hidup sehari-hari agar tubuh lebih siap mengatasi stres.

1. Tidur yang Cukup

Telah terbukti jika tidur benar-benar menolong mengurangi stres, seperti yang disebutkan dalam hasil penelitian yang dilakukan Pusat Kontrol dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC). Tidur yang cukup dapat memulihkan tubuh,pikiran, dan sangat membantu dalam memelihara kesehatan mental dan fisik.

Masih dari hasil penelitian yang sama menunjukkan bahwa orang yang tidur tujuh hingga delapan jam setiap malam akan menikmati kesehatan tubuh dan jiwa, serta memiliki kehidupan yang lebih panjang. Mereka menjadi lebih baik dalam mengatasi situasi sulit yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari sekaligus bisa menemukan solusi dengan cepat untuk setiap masalah yang sedang dihadapi. Sementara bagi orang-orang yang kurang tidur, akan mengakibatkan sulit mengatasi dan menemukan solusi dalam kondisi penuh tekanan akibatnya stres pun semakin menjadi.

2. Diet Seimbang dan Jaga Asupan Nutrisi Sehat

Ketika mengalami stres maka vitamin B dalam tubuh akan berkurang dan penyerapan nutrisi vital akan menipis sehingga tak heran jika gangguan kesehatan muncul satu persatu. Jika tubuh tak sehat, otomatis proses berpikir dan bekerja jadi ikut terganggu pula. Untuk mencegahnya, penting sekali menjaga konsumsi makanan sehat yang masuk dalam tubuh dengan diet seimbang. Dengan menjaga asupan nutrisi sehat dan tentu saja menjalani pola hidup sehat dengan diet seimbang, tubuh akan siap menerima kondisi apa pun yang dialami setiap hari.

Hal lain berkaitan dengan pola makan. Banyak orang yang ketika stres dengan tekanan pekerjaan yang menghimpit melarikan diri pada konsumsi makanan berlebihan, termasuk konsumsi gula pada kopi yang diminum terus menerus. Makanan yang buruk tidak saja akan menjadi penyebab timbulnya berbagai penyakit, namun juga akan membuat stres yang dialami semakin parah. Alangkah tak bijaksana jika saat stres lari ke makanan. Cobalah ketika himpitan stres membuat “sesak”, lakukan aktivitas fisik sejenak alih-alih makan dalam jumlah berlebihan. Beraktivitas di luar ruangan bisa melepaskan ketegangan dan membuat pikiran lebih jernih.

3. Konsumsi Suplemen yang Tepat

Pola makan diet seimbang juga bisa dilengkapi dengan suplemen yang tepat dan bisa membantu peningkatan daya tahan tubuh dalam mencegah stres, seperti mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin B-12. Ada cukup banyak penelitian yang menemukan bukti bahwa vitamin B-12 bermanfaat besar dalam mendorong aktivitas sel saraf dalam tubuh. Asupan vitamin B-12 juga bisa dipenuhi melalui berbagai jenis makanan sehat (tentu saja dengan pengolahan yang benar), seperti kerang, kepiting, salmon, daging sapi, susu, ikan tuna, dan sebagainya.

4. Hindari atau Batasi Kafein

Menurut Dr. David Posen dalam Canadian Journal of Continuing Medical Education, kafein merupakan salah satu perangsang yang bisa membangkitkan reaksi stres dalam tubuh. Untuk itu, perlu sekali membatasi atau menghindari asupan kafein harian agar bisa hidup bebas stres.

Masih dalam jurnal yang sama disebutkan bahwa orang yang memiliki kadar kafein yang rendah di dalam tubuhnya atau bahkan menghilangkannya sama sekali memiliki kondisi perasaan dan pikiran yang lebih santai, tidak gelisah, dan bisa memiliki tidur yang lebih berkualitas di malam hari. Jika ingin minum kopi, maka carilah kopi yang bebas kafein demi mendapatkan hidup bebas stres.

5. Olahraga Teratur

Olahraga merupakan salah satu kunci yang bisa mencegah bahkan mengurangi risiko terserang stres. Olahraga yang dimaksudkan di sini tidak perlu olahraga berat, namun cukup dengan melakukan olahraga ringan, seperti jalan-jalan di taman sembari menghirup udara segar sudah bisa membantu menjernihkan pikiran yang kusut. Kalau ingin olahraga yang lebih berasa, bisa pula dengan melakukan aerobik seminggu 3 kali selama 20 menit.

6. Me Time dengan Aktivitas Menyenangkan

Cukup banyak aktivitas sederhana yang memicu lahirnya rasa bahagia. Rasa bahagia tersebut akan mampu menghindarkan Anda dari stres. Kalau ingin hidup bebas stres, cobalah masukkan dalam jadwal harian Anda kegiatan Me Time yang berupa aktivitas menyenangkan, atau isi Me Time dengan hobi yang paling Anda sukai. Misalnya journaling, jalan-jalan di taman dengan pasangan atau keluarga, bermain dengan anak, merajut, membaca buku yang paling disukai, pergi ke salon, dan sebagainya.

Ingin Hidup Bebas Stres, cobalah kombinasikan poin-poin yang tadi telah dibaca dalam artikel ini dan lakukan secara rutin. Jika memiliki tips lain agar bisa bebas dari stres, boleh juga berbagi di kolom komentar

Mengenal Low Back Pain Penyebab dan Cara Mencegahnya

Pernahkah Anda merasakan nyeri pada bagian belakang tubuh dekat pinggang? Rasa nyeri ini tidak terjadi hanya sesekali, namun terasa terus menerus. Jika pernah, bisa jadi Anda mengalami Low Back Pain (LBP). Apa sih sebenarnya Low Back Pain?

Low Back Pain (LBP) adalah rasa nyeri yang terjadi di daerah pinggang bagian bawah. Kalau dibiarkan dan tak segera ditangani maka rasa nyeri tersebut bisa menjalar hingga ke kaki. Pada kondisi tertentu, rasa nyeri bisa teramat sangat hingga penderitanya mengalami kesulitan untuk bergerak dan harus bed rest atau malah ada yang sampai dirawat di rumah sakit.

Di Amerika, Low Back Pain (LBP) pernah dikeluhkan kurang lebih 80 persen penduduk di sana. Sementara di Indonesia, diperkirakan jumlahnya pun sama banyaknya, hanya saja kebanyakan orang lebih sering mengabaikan rasa nyeri di bagian pinggang belakang tersebut. Padahal mengabaikan rasa nyeri di bagian tubuh mana pun sangatlah berbahaya. Low Back Pain (LBP) sendiri bisa merupakan gejala yang merujuk suatu penyakit dan perlu sekali untuk dicari penyebabnya sebelum terlambat. Penemuan penyebab timbulnya rasa nyeri yang dilakukan sedini mungkin akan membuat proses pengobatan dan penyembuhan menjadi lebih cepat.

Penyebab Low Back Pain

Pada dasarnya, rasa nyeri yang muncul di bagian pinggang bawah ini bisa disebabkan karena terjadinya tekanan pada susunan saraf tepi daerah pinggang (saraf terjepit), yang disebabkan adanya gangguan pada otot dan jaringan sekitarnya, gangguan pada sarafnya sendiri, atau karena ada kelainan tulang belakang maupun kelainan di tempat lain, misalnya infeksi, batu ginjal, dan lain-lain.

Ketegangan otot atau yang disebut juga spasme otot merupakan penyebab terbanyak dari Low Back Pain. Ketegangan otot ini dapat terjadi karena gerakan pinggang yang terlalu mendadak atau berlebihan, atau bisa pula karena terjadi pengapuran tulang belakang di sekitar pinggang yang mengakibatkan jepitan pada saraf dan berakibat timbullah rasa nyeri.

Hernia Nukleus Pulposus (HNP) adalah terdorongnya nucleus pulposus, suatu zat yang berada di antara ruas-ruas tulang belakang, ke arah belakang, baik lurus maupun ke arah kanan atau kiri, sehingga menekan sumsum tulang belakang. Rasa nyeri bisa pula akibat tekanan/tarikan serabut-serabut saraf di area sekitar pinggang. Penyebab HNP bisa karena trauma, terbentur, kecelakaan, atau karena suatu penyakit, seperti tumor, infeksi, batu ginjal, dan sebagainya.

Untuk tahu penyebab secara pasti timbulnya Low Back Pain (LBP), ada baiknya sesegera mungkin memeriksakan diri ke pusat perawatan kesehatan terkait, pemeriksaan dengan foto rontgen tulang belakang, scanning, MRI, dan metode pemeriksaan lainnya yang dianjurkan petugas medis. Intinya, mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu sehingga bisa menentukan pengobatan yang tepat demi menghilangkan rasa sakit (sekaligus penyakit jika memang sedang mengidap penyakit tertentu yang menyebabkan Low Back Pain).

Penanganan yang terbaik adalah dengan menghilangkan penyebabnya (kausal), walaupun bagi yang mengalaminya, yang terpenting adalah menghilangkan rasa sakitnya (simptomatis). Untuk mencari penyebab yang tepat, selain dengan pemeriksaan foto rontgen poros tulang belakang, kadang diperlukan pemeriksaan khusus misalnya scanning, MRI, dan lain-lain.

Cara Mencegah Low Back Pain

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Nasihat ini benar adanya. Bagaimanapun lebih enak memiliki tubuh sehat dan terbebas dari sakit daripada harus mengalami rasa sakit yang berkepanjangan. Untuk dapat memiliki tubuh yang sehat dan terhindar dari Low Back Pain, lakukan cara mencegah low back pain, sebagai berikut:

  • Olahraga teratur dengan intensitas cukup. Pilih pula gerakan olahraga yang tepat.
  • Hindari makanan yang mengandung banyak lemak, asam urat, dan lainnya, agar memperlambat terjadinya pengapuran tulang belakang.
  • Usahakan jangan sampai terjadi kelebihan berat badan.
  • Jalani pola hidup sehat dengan lingkungan sehat, udara yang bersih, dan hindari polusi yang berlebihan.
  • Hidup teratur bebas stres.

Semoga setelah mengenal low back pain, penyebab, dan cara mencegahnya, maka Anda bisa terhindar dari rasa nyeri di pinggang ini. Andaipun saat ini sering merasakan nyeri akibat Low Back Pain (LBP), segeralah memeriksakan diri dan lakukan pengobatan yang dianjurkan petugas medis. Mari hidup sehat bebas penyakit.

Jaga Kesehatan Telinga Dengan Rumus 60 per 60

Mendengarkan musik merupakan salah satu kegiatan yang banyak dilakukan orang. Perhatikan saja ketika sedang berada di komuter line, di kereta, di bus, atau di pusat keramaian, cukup banyak orang mengenakan earphone di telinga. Kegiatan mendengarkan musik di mana pun dan kapan pun ini didukung pula dengan teknologi smartphone yang dilengkapi fitur-fitur untuk mengakses musik maupun film baik secara online maupun offline.

Tidak ada yang salah mendengarkan musik dengan earphone kapan pun dan di mana pun tadi, namun cara mendengarkannya yang salah bisa memberi dampak buruk bagi telinga.

Berdasarkan data penelitian yang berhasil dihimpun WHO ditemukan bahwa kurang lebih 50 persen orang berusia 12-35 tahun senang mendengarkan musik dengan volume keras yang bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada sistem pendengaran manusia.

Jaga Kesehatan Telinga Dengan Rumus 60 per 60

Perlu diketahui, di telinga bagian dalam terdapat sel-sel rambut yang berfungsi mendeteksi gelombang suara dan mengirimkannya sebagai sinyal saraf, sehingga otak akan mampu menganalisisnya sebagai suara.

Kebiasaan menggunakan earphone untuk mendengarkan musik atau suara dengan volume berlebihan bisa merusak sel-sel rambut di dalam telinga tadi dan akibatnya pendengaran pun terganggu. Apakah pendengaran yang terganggu bisa disembuhkan? Nah ini nih masalahnya. Sel-sel rambut di dalam telinga yang sudah terlanjur rusak tidak bisa tumbuh kembali. Artinya, kerusakan sel-sel rambut tidak bisa disembuhkan.

Lalu apa yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan telinga?

Dikutip dari detikhealth, yang kemudian ditulis ulang di majalah Mediakom Edisi 91, Februari 2018, dr. Damayanti Soetjipto, SpTHT-KL, Ketua Komnas Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT), menganjurkan untuk menggunakan rumus 60 per 60.

Rumus 60 per 60 artinya mendengarkan musik atau hiburan lainnya hanya dengan menggunakan volume maksimal 60 persen dan dalam waktu 60 menit sehari. Jika masi ingin menggunakan earphone untuk mendengarkan musik atau hiburan lainnya, telinga perlu diistirahatkan atau diberi jeda dulu.

Yuk jaga kesehatan telinga dengan rumus 60 per 60. Pada nggak mau kan kalau sampai kehilangan kemampuan mendengar di usia muda?

Ajak Anak Mengenali Perasaannya

Ajak Anak Mengenali Perasaannya – Setiap orangtua pastilah ingin anaknya tumbuh dengan sehat, baik secara jasmani (tubuh), rohani (jiwa) dan sehat secara sosial. Sehat secara jasmani berarti anak memiliki badan yang bugar serta memiliki daya tahan tubuh yang baik sehingga tak mudah sakit. Sementara sehat secara sosial berarti anak mampu berinteraksi dengan sekelilingnya dengan baik.

Apa yang dimaksud sehat secara rohani? Anak yang sehat jiwanya akan tampak lebih ceria dan bahagia. Ia juga mampu menyesuaikan diri dengan sekelilingnya, baik di lingkungan rumah, sekolah, bahkan dengan alam. Selain itu, ia tahu dan bisa menerima kelemahan maupun kelebihannya serta memiliki pandangan yang positif terhadap kehidupan.

Untuk bisa mendapatkan sehat secara lengkap, baik tubuh, jiwa, maupun sosial tadi, anak perlu mengenali perasaannya sehingga ketika ia mengalami situasi yang tak nyaman, ia bisa mengomunikasikannya dengan Anda, orangtuanya.

Mengenal Kondisi yang Menimbulkan Ketidaknyamanan

Ada kondisi-kondisi yang sering membuat anak tidak nyaman, namun tidak disadari oleh orangtua. Anak yang merasa tidak nyaman tersebut juga tidak benar-benar memahami perasaan itu dan akibatnya ia mengalami stres. Ya, anak bisa stres dan jika tak ditangani dengan baik malah bisa membuat anak sakit atau berdampak pada tumbuh kembangnya secara keseluruhan. Oleh karena itu, ajak anak mengenali perasaannya pada berbagai kondisi.

Beberapa kondisi yang biasanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi anak, antara lain:

  • Ketika pindah rumah dan hidup di lingkungan baru.
  • Anak pindah sekolah dan harus menyesuaikan diri dengan lingkungan yang belum dikenalnya.
  • Ketika berhadapan dengan teman, guru, atau seseorang yang menimbulkan perasaan tak nyaman.
  • Saat menghadapi ujian di sekolah.
  • Ketika terjadi masalah di dalam maupun di luar rumah.

Ajak Anak Mengenali Perasaannya

Setelah tahu beberapa kondisi yang bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi anak, Anda sebagai orangtua perlu melakukan beberapa hal seperti melihat reaksi yang timbul dari anak saat berhadapan dengan kondisi tersebut. Kemudian, ajak anak mengenali perasaannya.

Beberapa tanda perasaan tidak nyaman yang perlu dikenalkan pada anak, misalnya:

  • Jantung berdebar-debar dan rasanya jadi sulit bernapas.
  • Keluar keringat secara berlebihan.
  • Otot-otot menjadi tegang, sakit perut, atau sakit kepala.
  • Jadi tidak nafsu makan.
  • Susah tidur.

Beritahu pula anak kalau perasaan tak nyaman tadi wajar terjadi ketika ia berada dalam kondisi yang belum dikenalnya. Memang, setelah tanda perasaan tak nyaman muncul, akan diikuti pula dengan perasaan cemas dan khawatir secara berlebihan, atau bisa juga merasa sangat sedih tanpa penyebab yang jelas. Perasaan lain yang terlihat mencolok seperti anak menjadi mudah marah, tersinggung, uring-uringan, atau malah jadi susah berkonsentrasi saat mengikuti pelajaran di sekolah.

Apa yang Harus Dilakukan untuk Mengatasi Perasaan Tidak Nyaman?

  1. Ajarkan anak untuk bercerita atau membicarakan apa yang sedang dirasakannya dan jangan biarkan anak menyimpan semua perasaan itu sendirian.
  2. Berikan arahan dalam bentuk nasihat yang tidak menggurui dan memaksa.
  3. Ajak anak mengatasi perasaan tidak nyaman yang muncul dengan mengeksplorasi lingkungan baru yang sebelumnya telah membuatnya cemas. Lakukan interaksi dengan tetangga dan kenalkan mereka dengan teman sebaya.
  4. Alihkan perhatian anak dengan melakukan aktivitas yang sesuai dengan minat anak.
  5. Bantu anak menenangkan pikiran dan perasaannya melalui kegiatan ibadah sesuai dengan agama.
  6. Dengarkan keluhan anak, jangan memarahaninya, mengecilkan perasaannya, atau malah menyalahkannya. Beri anak dukungan penuh dan cobalah “melihat” dari sudut pandang anak.
  7. Terapkan pola hidup yang sehat karena dengan tubuh yang sehat maka jiwa pun bisa terjaga tetap sehat. Perbanyak aktivitas fisik dan konsumsi makanan sehat.

Mengajak anak mengenali perasaannya hanyalah salah satu solusi untuk mencegah timbulnya stres pada anak karena suatu kondisi. Gampang-gampang susah sih memang, namun asalkan orangtua mau berusaha membangun komunikasi yang baik dengan anak maka masalah apa pun pasti bisa diatasi dengan baik.

Tips Liburan ke Bali Bawa Bayi (2)

Kemarin saya sudah berbagi Tips Liburan ke Bali Bawa Bayi (1). Masih 3 tips yang saya bagikan dalam tulisan tersebut berdasarkan pengalaman saya pergi berlibur bersama Ayahnya Alexa dan Alexa. Nah, hari ini saya mau lanjutin lagi nih tipsnya. Semoga bermanfaat

Liburan ke Bali Bawa Bayi

1. Stroller

Kebayang nggak sih capeknya gendong bayi saat liburan? Dulu saya suka lihat ipar yang sibuk gendong bayi saat pergi liburan dan kelihatannya capek banget. Itu sebabnya, saya dan suami sepakat untuk tidak membiasakan anak digendong. Kami lebih suka meletakkannya di stroller saja. Karena terbiasa jalan-jalan dengan stroller, ya ke Bali kali ini juga harus ada stroller. Tapi karena nggak mau ribet bawa stroller dari Jakarta, saya lebih memilih untuk sewa stroller di Bali saja. Jadi suami nggak ribet berurusan dengan stroller ini.

2. Gendongan Bayi

Untuk spesial case, terutama kalau kita jalan-jalan ke tempat yang tak mungkin dilewati stroller, sebaiknya bawa gendongan. Gendongan Alexa merk Booba, yang bisa dipakai Ayah (begitulah Alexa memanggil suami saya… hahaha) untuk gendong Alexa. Menurutnya, kurang keren kalau gendong Alexa pakai gendongan kain batik kayak mama-mama zaman dulu.

Tips Liburan ke Bali Bawa Bayi

3. Baby Crib

Sejak Alexa pulang dari rumah sakit ke rumah (abis lahiran), Alexa sudah saya biasakan untuk tidur di baby box. Ketika itu saya berpikir, ini baik sebagai persiapan dia tidur sendiri di kamarnya kalau sudah besar. Jadi, saya memilih hotel yang juga menyediakan baby crip ini. Nggak mungkin kan saya bawa-bawa baby box ke Bali. Oh ya mengenai membiasakan anak tidur sendiri sejak awal ternyata memang bermanfaat dan mempermudah saya melepas Alexa tidur sendiri di kamarnya loh. Ini terbukti ketika sudah berusia 3,5 tahun, Alexa sudah bisa tidur di kamarnya sendiri.

4. Ear Muff

Saat take off dan landing kebanyakan bayi akan menangis akibat rasa tak nyaman pada telinganya, dalam kondisi tertentu malah ada telinga yang terasa sakit. Untuk itu, sebaiknya sediakan ear muff dan pasangkan di telinga anak. Kalau sudah rewel saat take off bisa berabe karena anak akan terus rewel sampai nanti landing. Mending mencegahlah ya. Oh ya, tips lain yang juga sudah saya praktikkan ke Alexa adalah memberinya minum susu atau minimal membiarkan mulutnya terbuka (dengan mengajaknya bercanda agar bayi tertawa). Cara ini cukup ampuh mencegah bayi rewel selama di pesawat.

5. Bawa Perlengkapan ASI

Karena Alexa minum ASI secara pompa, otomatis saya harus membawa botol susu dalam jumlah yang cukup, thermal bag, kantong ASI, dan apron susu. Untuk thermal bag saya pilih yang merk Gabag karena bisa membawa semuanya sekaligus. Pokoknya selama Alexa masih minum ASI, meski secara pompa, inilah peralatan wajib yang harus saya bawa ke mana pun saya pergi. Surprisely, saya masih bisa bawa stok ASI saat pulang liburan karena saya menjadwalkan setiap 3 jam sekali pasti saya melakukan pumping.

Kenapa botol susu perlu dibawa agak lebih banyak? Biar saat jalan-jalan nggak ribet cuci botol. Jadi acara mencuci botol hanya saya lakukan pada pagi dan malam hari saja biar acara jalan-jalannya nggak terganggu. Sedikit trik nih biar botol bekas pakai tak bau, langsung cuci dengan air bersih dulu begitu selesai digunakan. Jadi saat kita mencuci di malam hari, botol tak berbau asam. Kalau persediaan ASI habis ketika masih dalam perjalanan, gunakan apron dan lakukan pumping di dalam mobil selama perjalanan dari satu destinasi ke destinasi berikutnya.

6. Perlengkapan Berenang

Bawa dari rumah ban berenang (ban leher kalau untuk bayi) dan baju renang. Masa liburan ke pantai nggak berenang? Rugi, dong. Berenang masuk dalam daftar kegiatan kami karena ini merupakan salah satu cara stimulasi bayi 3 bulan biar aktif bergerak dan membuatnya bisa beradaptasi cepat dengan lingkungan baru. Makanya bawa saja dari rumah karena kalau sudah tiba di destinasi tujuan belum tentu ada yang jual perlengkapan berenang yang khusus buat bayi.

7. Perlengkapan Bayi Lainnya

Bawa pakaian secukupnya, terutama untuk bayi. Membawa pakaian berlebih sangat berguna kalau ada kejadian tak terduga, seperti bayi muntah atau ngompol. Jangan lupa bawa jaket, baju berlengan panjang, atau celana panjang. Untuk popok sekali pakai bisa dibawa secukupnya saja karena begitu tiba di Bali dan kehabisan kita bisa beli di toko terdekat. Selain itu, saya juga membawa berbagai obat-obatan baik untuk bayi maupun untuk ayah dan mamanya, juga obat sakit maag yang merupakan solusi sakit maag buat saya yang sering mengalami kembung.

8. Memori Ponsel Berukuran Besar

Saya tipe mama-mama yang praktis dan nggak mau ribet makanya saya lebih memilih memanfaatkan kamera ponsel yang sudah canggih dibandingkan harus menenteng kamera ke mana-mana. Biar bisa menampung banyak foto (kan mau eksis jadi foto-fotonya banyak dong…hahaha) saya membawa memori ponsel yang berukuran besar. Jangan sampai pas mau foto, eh memorinya penuh. Sayangkan udah jauh-jauh ke Bali nggak ada foto di destinasi yang dikunjungi.

Pssst… ini tips terakhir saya nih kalau mau mandiin bayi sementara di hotel tak ada bathup, sedangkan kita tak membawa ember atau bak mandi. Manfaatkan wastafel. Cuma lihat-lihat juga ya kekokohan wastafelnya. Caranya: bersihkan dulu wastafel dengan sabun biar kuman-kuman mati. Tutup saluran pembuangannya. Isi dengan air hangat sesuai kebutuhan, dan jadi deh bak mandi darurat.

Jadi, kapan nih kita liburan ke Bali bawa bayi lagi, Ayah? #kasihkodekeAyahnyaAlexa

Tips Liburan ke Bali Bawa Bayi (1)

Dulu sebelum menikah, saya dan suami senang sekali traveling ke berbagai tempat indah. Setelah menikah, sempat khawatir begitu punya anak kesenangan kami bepergian akan terganggu (atau hilang sama sekali). Kan sering tuh saya dengar dari teman-teman di lingkaran pertemanan saya dan suami, betapa repotnya kalau harus liburan bawa bayi. Tapi ternyata tidak juga loh. Saya sudah membuktikannya sendiri. Nah di tulisan saya ini, saya ingin membagikan sedikit tips liburan ke Bali bawa bayi.

Perlu Persiapan Agar Liburan ke Bali Bawa Bayi Tetap Asyik

Alexa baru berusia 4 bulan 4 hari ketika suami mengajak saya liburan ke Bali. Saya yang hobi jalan-jalan jelas kegirangan setengah mati setelah kurang lebih 3 bulan terkurung di Jakarta (tidak ada sesi traveling ke mana pun). Tapi suami kasih syarat: cuma boleh bawa 1 tas carrier ukuran 65L dan 1 ransel kecil. Jika saya tak bisa memenuhi syarat ini, jalan-jalannya batal. Huh, kebayang dong gimana protesnya saya. Masa cuma boleh bawa 2 tas untuk tiga orang sementara ini pertama kalinya Alexa ke Bali? Mamanya Alexa jadi nggak bisa eksis dong. Hahaha, apalagi ditambah Alexa adalah anak ASI yang full pompa … hmm … untuk masalah yang satu ini tolong jangan men-judge apa pun ya. Masing-masing keluarga punya pertimbangan sendiri-sendiri, apakah mau ASI langsung, ASI pompa, atau sufor. Semua memang ada plus dan minusnya, tapi tetap ada pertimbangan lain agar proses pemenuhan kebutuhan gizi bayi melalui ASI ini tak menjadi beban. Oke deh, daripada saya panjang lebar curhat masalah ASI, saya langsung bagiin aja tips liburan ke Bali bawa bayi ala saya (dan suami).

Tips Liburan ke Bali Bawa Bayi

1. Akomodasi

Persiapkan terlebih dahulu akomodasi selengkap mungkin agar begitu tiba di sana tak bikin ribet. Nggak lucu kan, harusnya kita asyik liburan malah ribet urusan akomodasi yang belum dapat (Untuk musim liburan, masalah akomodasi ini akan jadi krusial jika tidak disiapkan dengan baik.

Di Bali, kami menginap 4 hari 3 malam. Dua malam di Kuta Central Park Hotel dan 1 malam di Melia Hotel. Pertimbangan kami memilih akomodasi ini adalah kami ingin mengajak Alexa jalan-jalan di Kuta dan daerah sekitarnya saja. Khusus di Melia Hotel, kami memang hanya ingin menikmati fasilitas hotelnya, seperti berenang, bersantai, atau sekadar jalan-jalan di area hotel. Liburan bersama bayi sedikit berbeda dibanding kalau kami cuma pergi berdua saja. Tetapi prinsipnya sih sama, senang-senang, bersantai, dan menikmati waktu kebersamaan kami.

2. Itinerary

Sebelum berangkat, buat dulu itinerary atau apa saja kegiatan selama di Bali, termasuk tempat wisata yang ingin dituju dan sebagainya. Untuk itinerary ini saya tak membuat terlalu banyak acara. Paling cuma kulineran di Denpasar, kebanyakan acara kami juga hanya main-main di pantai yang ada di sekitar Kuta, atau main di hotel saja. Sejak kecil Alexa sudah dibiasakan tidur jam 7 malam. Otomatis kami harus sudah kembali ke hotel kurang lebih jam segitu.

3. Transportasi

Di Bali memang sudah ada banyak angkutan umum, tetapi kalau bawa bayi jelas rempong banget. Saya sih lebih memilih menyewa mobil saja supaya bebas ke mana pun yang kami inginkan. Untungnya sebelum menikah, saya sering business trip ke Bali, jadi saya punya langganan persewaan mobil low cost yang bisa lepas kunci. Saya dan suami sengaja memutuskan untuk sewa mobil matic supaya kalau suami capek, saya bisa gantian nyetir (saya cuma bisa nyetir mobil matic soalnya). Enaknya menyewa di langganan saya ini, mobil sudah diantar ke bandara begitu kami tiba dan saat mau pulang mobil langsung didrop di bandara juga.

Baru 3 tips liburan ke Bali bawa bayi yang saya bagikan dalam tulisan saya ini. Besok akan saya lanjutkan lagi ya. Kalau ada yang punya tips lain, yuk berbagi di kolom komentar.